Friday, 16 October 2015

Flowchart dan algoritma


Tujuan Pembelajaran
Diharapkan dapat:
1.  Mengerti tentang algoritma
2.  Membuat algoritma dari suatu permasalahan
3.  Mengerti tentang flowchart
4.  Membuat flowchart dari suatu permasalahan

Pendahuluan
1.  Komputer adalah alat bantu untuk menyelesaikan masalah
2.  Dalam menyelesaikan masalah dengan komputer perlu merumuskan langkah-langkah penyelesaian masalah dalam sekumpulan instruksi
3.  sekumpulan instruksi yang dimengerti oleh komputer disebut dengan program

Bahasa Pemrograman
1.  Program harus ditulis dalam suatu bahasa yang dimengerti oleh komputer yaitu dalam bahasa pemrograman, dibedakan menjadi:
·         Bahasa tingkat rendah (low level language):
                        Bahasa yang berorientasi ke mesin.
·         Bahasa tingkat tinggi (high level language):
                       Bahasa yang berorientasi ke manusia (seperti bahasa inggris). Contoh bahasa Pascal, bahasa C, dll.
2.  Program yang ditulis dalam bahasa pemrograman akan diterjemahkan ke dalam bahasa mesin (kenal dengan biner digit) dengan menggunakan penerjemah.
             Penerjemah:
·         Interpreter : menerjemahkan baris per baris instruksi. Contoh bahasa Basic.
·         Compiler : menerjemahkan setelah seluruh instruksi ditulis. Contoh bahasa Pascal, bahasa C/C++, dll.
Algoritma
Arti umum adalah serangkaian urutan langkah-langkah yang tepat, logis, terperinci, dan terbatas untuk menyelesaikan suatu masalah yang disusun secara sistematis.
1.  Algoritma adalah inti dari ilmu komputer
2.  Algoritma adalah urutan-urutan dari instruksi atau langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu masalah
3.  Algoritma adalah blueprint dari program
4.  Sebaiknya disusun sebelum membuat program
5.  Kriteria suatu algoritma:
·         Ada input dan output
·         Efektifitas dan efisien
·         Terstruktur

Contoh:
Algoritma TUKAR ISI BEJANA
Diberikan 2 buah bejana A dan B, bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru. Tukarkan isi kedua bejana itu sedemikian sehingga bejana A berisi larutan warna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
Deskripsi:
1.  Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana B
2.  Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A

Algoritma TUKAR ISI BEJANA di atas tidak menghasilkan pertukaran yang benar. Langkah di atas tidak logis, hasil pertukaran yang terjadi adalah pertukaran kedua larutan tersebut.
Untuk itu pertukaran isi dua bejana, diperlukan sebuah tambahan sebagai tempat penampungan sementara, misalnya bejana C. Maka algoritma untuk menghasilkan pertukaran yang benar adalah sebagai berikut:

Diberikan dua buah bejana A dan B, bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru. Tukarkan isi kedua bejana itu sedemikian hingga bejana A berisi larutan berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
Deskripsi:
1.  Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana C.
2.  Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
3.  Tuangkan larutan dari bejana C ke dalam bejana B.

Ciri Penting Algoritma
1.  Algoritma harus berhenti setelah menjalankan sejumlah langkah terbatas.
2.  Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (ambiguitas).
3.  Algortima memiliki nol atau lebih masukan.
4.  Algoritma memiliki nol atau lebih keluaran.
5.  Algoritma harus efektif (setiap langkah sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam waktu yang masuk akal).

Memrogram dan Bahasa Pemrograman:
1.  Belajar memrogram adalah belajar tentang metode pemecahan masalah, kemudian menuangkannya dalam suatu notasi tertentu yang mudah dibaca dan dipahami.
2.  Belajar bahasa pemrograman adalah memakai suatu bahasa, aturan, tata bahasanya, instruksi-instruksinya, tata cara pengoperasian compiler-nya untuk membuat program yang ditulis dalam bahasa itu saja.

Notasi Algoritma:
1.  Penulisan algoritma tidak tergantung dari spesifikasi bahasa pemrograman dan komputer yang mengeksekusinya. Notasi algoritma bukan notasi bahasa pemrograman tetapi dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.
2.  Notasi algoritma dapat berupa:
·         Uraian kalimat deskriptif (narasi):
Contoh:
Algoritma kelulusan mahasiswa
Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersenut dinyatakan lulus, jika nilai lebih kecil dari 60 maka dinyatakan tidak lulus.
Deskripsi:
Baca nama dan nilai mahasiswa
            Jika nilai >= 60 maka
            Keterangan = lulus
                  Tetapi jika salah
                  Keterangan = tidak lulus
            Tulis nama dan keterangan.

Tahapan Pembuatan Program:
1.  Mendefinisikan masalah dan menganalisanya. Mencangkup : tujuan pembuatan, parameter yang digunakan, fasilitas yang disediakan, algoritma yang diterapkan, dan bahasa pemrograman yang digunakan.
2.  Merealisasikan dengan langkah-langkah sebagai berikut:


Contoh Algoritma:
1.  Mengirim surat kepada teman:
·         Tulis surat pada secarik kertas surat
·         Ambil sampul surat
·         Masukkan surat ke dalam sampul
·         Tutup sampul surat dengan perekat
·         Jika kita ingat alamat teman tersebut, maka tulis alamat surat pada sampul
·         Jika tidak ingat, lihat buku alamat, kemudian tulis alamat surat pada sampul
·         Tempel prangko pada sampul
·         Bawa sampul ke kantor pos untuk diposkan
2.  Menentukan apakah suatu bilangan merupakan bilangan ganjil atau bilangan genap:
·         Masukkan sebuah bilangan sembarang
·         Bagi bilangan tersebut dengan 2
·         Hitung sisa hasil bagi pada langkah 2
·         Bila sisa hasil sama dengan 0, maka bilangan itu adalah bilangan genap
·         Jika hasil bagi sama dengan 1, maka bilangan itu adalah bilangan ganjil


Flowchart
1.  Flowchart adalah bagan-bagan yang mempunyai arus menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah
2.  Merupakan cara penyajian dari suatu algoritma
3.  Ada 2 macam flowchart:
·         System flowchart:
                       Urutan proses dalam system dengan menunjukkan alat media input, output serta jenis penyimpanan dalam proses pengolahan data.
·         Program flowchart:
                       Urutan instruksi yang digambarkan dengan symbol tertentu untuk memecahkan masalah dalam suatu program.

Contoh program Flowchart


Simbol-simbol Flowchart
1.  Flow Direction Symbols (simbol penghubung alur)
2.  Processing Symbols (simbol proses)
3.  Input-Output Symbols (simbol input-output)

Tabel Simbol-simbol Flowchart


Pembuatan Flowchart
1.  Tidak ada kaidah yang baku
2.  Flowchart = gambaran hasil analisa suatu masalah
3.  Flowchart dapat bervariasi antara satu pemrograman dengan pemrograman lainnya.
4.  Secara garis besar ada 3 bagian utama:
·         Input
·         Proses
·         Output
5.  Hindari pengulangan yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat
6.  Jalannnya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas.
7.  Sebuah Flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan End.


Pseudocode:
1.  Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut dinyatakan lulus jika tidak maka dinyatakan tidak lulus.
Deklarasi:
Nama          : String
Nilai            : Integer
Keterangan  : String
      Deskripsi:
            Read (nama, nilai)
            if nilai >= 60 then
            Keterangan = 'lulus'
            else
            Keterangan = 'tidak lulus'
            write (nama, keterangan)

Aturan Penulisan Teks Algoritma
1.  Judul Algoritma
          Bagian yang terdiri atas nama algoritma dan penjelasan (spesifikasi) tentang algoritma tersebut. Nama sebaiknya singkat dan menggambarkan apa yang dilakukan oleh algoritma tersebut.
2.  Deklarasi
          Bagian untuk mendefinisikan semua nama yang digunakan di dalam program. Nama tersebut dapat berupa nama tetapan, peubah, tipe, prosedure, dan fungsi.
3.  Deskripsi
          Bagian ini berisi uraian langkah-langkah penyelesaian masalah yang ditulis dengan menggunakan notasi yang akan dijelaskan selanjutnya.

Contoh Pseudocode:
1.  Algoritma Luas_Keliling_Lingkaran (ini merupakan judul algoritma)
          {
Menghitung luas dan keliling untuk ukuran jari-jari tertentu. Algoritma menerima masukkan jari-jari lingkaran, menghitung luas dan kelilingnya, dan mencetak luas lingkaran ke piranti keluaran
          }      (ini spesifikasi algoritma)
2.  Deklarasi
const phi = 3.14 {nilai konstanta phi}
R          : real {jari-jari lingkaran}
Luas     : real {luas lingkaran}
Keliling : real {keliling lingkaran}
3.       Deskripsi
Read (R)
Luas     = phi * R * R
Keliling       = 2 * phi * R
Write (luas, keliling)


Materi ini saya dapat dari pembelajaran kuliah waktu semester 1. Baru sempat saya posting.
Mohon maaf jika posting ini ada beberapa yang sama dengan sumbernya.
Read more

Tuesday, 6 October 2015

Basis data DML dan QUERY



TUGAS
BASIS DATA I – DML & QUERY
DOSEN PENGAMPU :
Primaadi Airlangga, M.IT.






Disusun Oleh :
Nama               : SAHRUL RAMDANI                    
            Nim                 : 1502040512
            Semester          : I (Satu)
            Prodi               : Tekhnik Informatika (TI-A)
            Nama Tugas    : Tugas I








UNIVERSITAS KH. A. WAHAB HASBULLAH
JOMBANG
2015



  • Perintah DML Pada Mysql

DML (Data Manipulation Language)
DML merupakan perintah SQL yang digunakan untuk proses pengolahan isi data di dalam table seperti memasukkan, merubah dan menghapus isi data - dan tidak terkait dengan perubahan struktur dan definisi tipe data dari objek database.

Perintah SQL yang termasuk dalam DML antara lain :

a. UPDATE
Perintah ini digunakan untuk memperbaharui data lama menjadi data terkini. Jika anda memiliki data yang salah atau kurang Up To Date dengan kondisi sekarang, maka dapat diubah isi datanya dengan menggunakan perintah UPDATE.

b. INSERT
perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel. Penggunaannya setelah database dan tabel selesai dibuat.

c. SELECT
Perintah ini digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data dari satu tabel atau beberapa tabel dalam relasi. Data yang diambil dapat kita tampilkan dalam layar prompt MySQL secara langsung maupun ditampilkan pada tampilan aplikasi.

d. DELETE
Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari tabel. Biasanya data yang dihapus adalah data yang tidak diperlukan lagi. Pada saat menghapus data, perintah yang telah dijalankan tidak dapat digagalkan, sehingga data yang telah hilang tidak dapat dikembalikan lagi.











Contoh perintah DML :
  • Penambahan data pada sebuah tabel
Syntax:
INSERT INTO nama_tabel(field ke-1, ….. field ke-n)

VALUES(nilai_field_ke-1, …. nilai_field_ke-n);
   
  • Pembaruan data  pada sebuah tabel
Syntax:
UPDATE nama_tabel

SET nama_field = data_baru
WHERE nama_field = data_lama; 
 

  • Penghapusan data pada sebuah tabel
Syntax:
DELETE FROM nama_tabel

[ WHERE kondisi];

  • Pemilihan data dari satu atau beberapa tabel
Syntax :
SELECT [DISTINCT] select_list

FROM table_source
[WHERE search_condition]
[GROUP BY group_by_expression]
[HAVING search_condition]
[ORDER BY order_expression [ASC | DESC] ]







  • Perintah QUERY Pada Mysql
MySQL adalah multiuser database yang menggunakan bahasa Structured Query Language (SQL). MySQL dalam operasi client-server melibatkan server daemon MySQL disisi server dam berbagai program library yang berjalan disisi client. Dan SQL adalah bahasa standart yang digunakan untuk mengakses database server.

Berikut adalah Sintaks query SQL dan fungsinya:

1. CREATE DATABASE nama_database;

Perintah CREATE DATABASE berfungsi untuk membuat database baru dalam query MySQL.
Contoh:
CREATE DATABASE toko_online;

Selain itu ada juga query CREATE TABLE nama_table (nama_field1 tipe_data1, nama_field2 tipe_data2 … ); , perintah ini berfungsi untuk membuat table dalam database yang telah dibuat sebelumnya.
Contoh:
CREATE TABLE buku (id_buku int(7), judul varchar(100), jenis varchar(30), penerbit varchar(30), penulis varchar(30), harga (int) );


2. USE nama_database

Untuk membuat table-table di dalam sebuah database, terlebih dahulu kita buka dulu database tersebut dengan perintah USE nama_database.

Contoh:
USE toko_online
Perintah USE boleh tidak menggunakan akhiran titik koma(;).

3. INSERT INTO nama_table (field1, field2, field3, …) VALUES (field1, field2, field3, …);
Query ini berfungsi untuk memasukkan data pada suatu table yang telah dibuat.
Contoh:
INSERT INTO buku (judul, jenis, penerbit, penulis, harga) Values (‘Spiderman’, ‘Komik’, ‘Marvel Publishing’, ‘Peter Parker’, 15000);


4. SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table;

Query SELECT berfungsi untuk mengambil dan menampilkan data dalam kolom(field) pada suatu table.

Contoh:
SELECT judul, penulis, penerbit FROM buku;
Dan untuk melihat semua kolom(field) pada suatu table, digunakan perintah sebagai berikut:
SELECT * FROM nama_table;
Selain itu didalam query SELECT juga terdapat perintah untuk menyaring dan menampilkan data sesuai Kriteria tertentu, sintaksnya sebagai berikut:

SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table WHERE Kriteria; atau
SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table WHERE Kriteria LIKE ‘seperti ini’;
Contoh:
SELECT judul FROM buku WHERE jenis = ‘komik’;
Bisa juga dituliskan :
SELECT judul FROM buku WHERE jenis LIKE ‘komik’;
Dari contoh diatas query akan menampilkan semua data judul dari table buku yang mempunyai jenis komik.
Contoh2:
SELECT * FROM buku WHERE penulis LIKE ‘Peter%’;

Pada perintah diatas query akan menampilkan semua data penulis yang nama depanya Peter. Sedangkan apabila kita menulisnya seperti ini:

SELECT * FROM buku WHERE penulis = ‘Peter’;
Pasti hasilnya menampilkan peringatan ‘Empety set’. Itu karena apabila kita ingin menggunakan = (sama dengan), kata yang dicari harus 100% sama dengan field tidak boleh ada singkatan atau kekurangan. Maka dari itu perintah LIKE dibuat. Tapi perintah Like tidak bisa berdiri sendiri, harus dibarengi dengan tanda % (persen).





5. SELECT (field1, field2, …) FROM nama_table ORDER BY Kriteria;

Query ini berfungsi untuk mensortir data sesuai kebutuhan dengan bantuan klausa ORDER BY.
Contoh:
SELECT judul, jenis, FROM buku ORDER By jenis;
Pada perintah diatas query akan menampilkan semua data field berdasarkan jenisnya, di urutkan sesuai abjad.
Untuk mensortir dengan urutan terbalik, gunakan tambahan klausa DESC dibelakangnya. Sintaks penulisanya adalah sebagai berikut:
SELECT (field1, field2, …) FROM nama_table ORDER BY Kriteria DESC;
Contoh:
SELECT judul, jenis, FROM buku ORDER By jenis DESC;
Perintah diatas akan mengurutkan semua data buku berdasarkan jenisnya secara DESC atau dimulai dari abjad yang paling belakang.

6. DELETE nama_table WHERE Kriteria;

Sesuai format sintaksnya, perintah ini digunakan untuk menghapus data record sesuai kriteria yang di inginkan.
Contoh:
DELETE FROM buku WHERE penulis = ‘Peter Parker’;
Untuk menghapus seluruh record pada suatu table, gunakan perintah DELETE tanpa menetukan kriterianya. Namun perlu waspada dalam menggunakan perintah ini karena data yang telah terhapus tidak dapat dikembalikan lagi:
DELETE FROM nama_table;

7. UPDATE nama_table SET nama_field1=nilai_baru1, nama_field2=nilai_baru2, … WHERE Kriteria;
Perintah ini berfungsi untuk memodifikasi nilai kolom (field) dari suatu record.
Contoh:
UPDATE buku SET judul = ‘Pengobatan Alternatif’ WHERE penulis = ‘Peter Parker’;

Untuk memodifikasi nilai suatu kolom (field) secara keseluruhan, gunakan perintah UPDATE tanpa menentukan kriterianya.

Sumber                        :
- http://arifinsyahputra88.blogspot.co.id/2014/01/macam-macam-query-mysql-dan-fungsinya.html


Read more