TUGAS
BASIS
DATA I – DML & QUERY
DOSEN
PENGAMPU :
Primaadi Airlangga, M.IT.
Primaadi Airlangga, M.IT.
Disusun Oleh :
Nama : SAHRUL RAMDANI
Nim : 1502040512
Semester : I (Satu)
Prodi : Tekhnik Informatika (TI-A)
Nama Tugas : Tugas I
Nim : 1502040512
Semester : I (Satu)
Prodi : Tekhnik Informatika (TI-A)
Nama Tugas : Tugas I
UNIVERSITAS
KH. A. WAHAB HASBULLAH
JOMBANG
2015
- Perintah DML Pada Mysql
DML (Data Manipulation Language)
DML merupakan
perintah SQL yang digunakan untuk proses pengolahan isi data di dalam table
seperti memasukkan, merubah dan menghapus isi data - dan tidak terkait dengan perubahan
struktur dan definisi tipe data dari objek database.
Perintah SQL yang termasuk dalam DML antara lain :
a. UPDATE
Perintah ini digunakan untuk memperbaharui data lama menjadi data terkini. Jika anda memiliki data yang salah atau kurang Up To Date dengan kondisi sekarang, maka dapat diubah isi datanya dengan menggunakan perintah UPDATE.
b. INSERT
perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel. Penggunaannya setelah database dan tabel selesai dibuat.
c. SELECT
Perintah ini digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data dari satu tabel atau beberapa tabel dalam relasi. Data yang diambil dapat kita tampilkan dalam layar prompt MySQL secara langsung maupun ditampilkan pada tampilan aplikasi.
d. DELETE
Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari tabel. Biasanya data yang dihapus adalah data yang tidak diperlukan lagi. Pada saat menghapus data, perintah yang telah dijalankan tidak dapat digagalkan, sehingga data yang telah hilang tidak dapat dikembalikan lagi.
Perintah SQL yang termasuk dalam DML antara lain :
a. UPDATE
Perintah ini digunakan untuk memperbaharui data lama menjadi data terkini. Jika anda memiliki data yang salah atau kurang Up To Date dengan kondisi sekarang, maka dapat diubah isi datanya dengan menggunakan perintah UPDATE.
b. INSERT
perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel. Penggunaannya setelah database dan tabel selesai dibuat.
c. SELECT
Perintah ini digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data dari satu tabel atau beberapa tabel dalam relasi. Data yang diambil dapat kita tampilkan dalam layar prompt MySQL secara langsung maupun ditampilkan pada tampilan aplikasi.
d. DELETE
Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari tabel. Biasanya data yang dihapus adalah data yang tidak diperlukan lagi. Pada saat menghapus data, perintah yang telah dijalankan tidak dapat digagalkan, sehingga data yang telah hilang tidak dapat dikembalikan lagi.
Contoh perintah DML :
- Penambahan data pada sebuah tabel
Syntax:
INSERT INTO
nama_tabel(field ke-1, ….. field ke-n)
VALUES(nilai_field_ke-1,
…. nilai_field_ke-n);
- Pembaruan data pada sebuah tabel
Syntax:
UPDATE
nama_tabel
SET nama_field
= data_baru
WHERE
nama_field = data_lama;
- Penghapusan data pada sebuah tabel
Syntax:
DELETE FROM
nama_tabel
[ WHERE
kondisi];
- Pemilihan data dari satu atau beberapa tabel
Syntax :
SELECT
[DISTINCT] select_list
FROM
table_source
[WHERE search_condition]
[GROUP BY
group_by_expression]
[HAVING
search_condition]
[ORDER BY
order_expression [ASC | DESC] ]
- Perintah QUERY Pada Mysql
MySQL adalah multiuser database yang menggunakan bahasa Structured Query
Language (SQL). MySQL dalam operasi client-server melibatkan server daemon
MySQL disisi server dam berbagai program library yang berjalan disisi client.
Dan SQL adalah bahasa standart yang digunakan untuk mengakses database server.
Berikut adalah Sintaks query SQL dan fungsinya:
1. CREATE DATABASE nama_database;
Perintah CREATE DATABASE berfungsi untuk membuat database baru dalam query MySQL.
Contoh:
CREATE DATABASE toko_online;
Selain itu ada juga query CREATE TABLE nama_table (nama_field1 tipe_data1, nama_field2 tipe_data2 … ); , perintah ini berfungsi untuk membuat table dalam database yang telah dibuat sebelumnya.
Contoh:
CREATE TABLE buku (id_buku int(7), judul varchar(100), jenis varchar(30), penerbit varchar(30), penulis varchar(30), harga (int) );
2. USE nama_database
Untuk membuat table-table di dalam sebuah database, terlebih dahulu kita buka dulu database tersebut dengan perintah USE nama_database.
Contoh:
USE toko_online
Perintah USE boleh tidak menggunakan akhiran titik koma(;).
3. INSERT INTO nama_table (field1, field2, field3, …) VALUES (field1, field2, field3, …);
Query ini berfungsi untuk memasukkan data pada suatu table yang telah dibuat.
Contoh:
INSERT INTO buku (judul, jenis, penerbit, penulis, harga) Values (‘Spiderman’, ‘Komik’, ‘Marvel Publishing’, ‘Peter Parker’, 15000);
4. SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table;
Query SELECT berfungsi untuk mengambil dan menampilkan data dalam kolom(field) pada suatu table.
Contoh:
SELECT judul, penulis, penerbit FROM buku;
Dan untuk melihat semua kolom(field) pada suatu table, digunakan perintah sebagai berikut:
SELECT * FROM nama_table;
Selain itu didalam query SELECT juga terdapat perintah untuk menyaring dan menampilkan data sesuai Kriteria tertentu, sintaksnya sebagai berikut:
SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table WHERE Kriteria; atau
SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table WHERE Kriteria LIKE ‘seperti ini’;
Contoh:
SELECT judul FROM buku WHERE jenis = ‘komik’;
Bisa juga dituliskan :
SELECT judul FROM buku WHERE jenis LIKE ‘komik’;
Dari contoh diatas query akan menampilkan semua data judul dari table buku yang mempunyai jenis komik.
Contoh2:
SELECT * FROM buku WHERE penulis LIKE ‘Peter%’;
Pada perintah diatas query akan menampilkan semua data penulis yang nama depanya Peter. Sedangkan apabila kita menulisnya seperti ini:
SELECT * FROM buku WHERE penulis = ‘Peter’;
Pasti hasilnya menampilkan peringatan ‘Empety set’. Itu karena apabila kita ingin menggunakan = (sama dengan), kata yang dicari harus 100% sama dengan field tidak boleh ada singkatan atau kekurangan. Maka dari itu perintah LIKE dibuat. Tapi perintah Like tidak bisa berdiri sendiri, harus dibarengi dengan tanda % (persen).
5. SELECT (field1, field2, …) FROM nama_table ORDER BY Kriteria;
Query ini berfungsi untuk mensortir data sesuai kebutuhan dengan bantuan klausa ORDER BY.
Contoh:
SELECT judul, jenis, FROM buku ORDER By jenis;
Pada perintah diatas query akan menampilkan semua data field berdasarkan jenisnya, di urutkan sesuai abjad.
Untuk mensortir dengan urutan terbalik, gunakan tambahan klausa DESC dibelakangnya. Sintaks penulisanya adalah sebagai berikut:
SELECT (field1, field2, …) FROM nama_table ORDER BY Kriteria DESC;
Contoh:
SELECT judul, jenis, FROM buku ORDER By jenis DESC;
Perintah diatas akan mengurutkan semua data buku berdasarkan jenisnya secara DESC atau dimulai dari abjad yang paling belakang.
6. DELETE nama_table WHERE Kriteria;
Sesuai format sintaksnya, perintah ini digunakan untuk menghapus data record sesuai kriteria yang di inginkan.
Contoh:
DELETE FROM buku WHERE penulis = ‘Peter Parker’;
Untuk menghapus seluruh record pada suatu table, gunakan perintah DELETE tanpa menetukan kriterianya. Namun perlu waspada dalam menggunakan perintah ini karena data yang telah terhapus tidak dapat dikembalikan lagi:
DELETE FROM nama_table;
7. UPDATE nama_table SET nama_field1=nilai_baru1, nama_field2=nilai_baru2, … WHERE Kriteria;
Perintah ini berfungsi untuk memodifikasi nilai kolom (field) dari suatu record.
Contoh:
UPDATE buku SET judul = ‘Pengobatan Alternatif’ WHERE penulis = ‘Peter Parker’;
Untuk memodifikasi nilai suatu kolom (field) secara keseluruhan, gunakan perintah UPDATE tanpa menentukan kriterianya.
Berikut adalah Sintaks query SQL dan fungsinya:
1. CREATE DATABASE nama_database;
Perintah CREATE DATABASE berfungsi untuk membuat database baru dalam query MySQL.
Contoh:
CREATE DATABASE toko_online;
Selain itu ada juga query CREATE TABLE nama_table (nama_field1 tipe_data1, nama_field2 tipe_data2 … ); , perintah ini berfungsi untuk membuat table dalam database yang telah dibuat sebelumnya.
Contoh:
CREATE TABLE buku (id_buku int(7), judul varchar(100), jenis varchar(30), penerbit varchar(30), penulis varchar(30), harga (int) );
2. USE nama_database
Untuk membuat table-table di dalam sebuah database, terlebih dahulu kita buka dulu database tersebut dengan perintah USE nama_database.
Contoh:
USE toko_online
Perintah USE boleh tidak menggunakan akhiran titik koma(;).
3. INSERT INTO nama_table (field1, field2, field3, …) VALUES (field1, field2, field3, …);
Query ini berfungsi untuk memasukkan data pada suatu table yang telah dibuat.
Contoh:
INSERT INTO buku (judul, jenis, penerbit, penulis, harga) Values (‘Spiderman’, ‘Komik’, ‘Marvel Publishing’, ‘Peter Parker’, 15000);
4. SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table;
Query SELECT berfungsi untuk mengambil dan menampilkan data dalam kolom(field) pada suatu table.
Contoh:
SELECT judul, penulis, penerbit FROM buku;
Dan untuk melihat semua kolom(field) pada suatu table, digunakan perintah sebagai berikut:
SELECT * FROM nama_table;
Selain itu didalam query SELECT juga terdapat perintah untuk menyaring dan menampilkan data sesuai Kriteria tertentu, sintaksnya sebagai berikut:
SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table WHERE Kriteria; atau
SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table WHERE Kriteria LIKE ‘seperti ini’;
Contoh:
SELECT judul FROM buku WHERE jenis = ‘komik’;
Bisa juga dituliskan :
SELECT judul FROM buku WHERE jenis LIKE ‘komik’;
Dari contoh diatas query akan menampilkan semua data judul dari table buku yang mempunyai jenis komik.
Contoh2:
SELECT * FROM buku WHERE penulis LIKE ‘Peter%’;
Pada perintah diatas query akan menampilkan semua data penulis yang nama depanya Peter. Sedangkan apabila kita menulisnya seperti ini:
SELECT * FROM buku WHERE penulis = ‘Peter’;
Pasti hasilnya menampilkan peringatan ‘Empety set’. Itu karena apabila kita ingin menggunakan = (sama dengan), kata yang dicari harus 100% sama dengan field tidak boleh ada singkatan atau kekurangan. Maka dari itu perintah LIKE dibuat. Tapi perintah Like tidak bisa berdiri sendiri, harus dibarengi dengan tanda % (persen).
5. SELECT (field1, field2, …) FROM nama_table ORDER BY Kriteria;
Query ini berfungsi untuk mensortir data sesuai kebutuhan dengan bantuan klausa ORDER BY.
Contoh:
SELECT judul, jenis, FROM buku ORDER By jenis;
Pada perintah diatas query akan menampilkan semua data field berdasarkan jenisnya, di urutkan sesuai abjad.
Untuk mensortir dengan urutan terbalik, gunakan tambahan klausa DESC dibelakangnya. Sintaks penulisanya adalah sebagai berikut:
SELECT (field1, field2, …) FROM nama_table ORDER BY Kriteria DESC;
Contoh:
SELECT judul, jenis, FROM buku ORDER By jenis DESC;
Perintah diatas akan mengurutkan semua data buku berdasarkan jenisnya secara DESC atau dimulai dari abjad yang paling belakang.
6. DELETE nama_table WHERE Kriteria;
Sesuai format sintaksnya, perintah ini digunakan untuk menghapus data record sesuai kriteria yang di inginkan.
Contoh:
DELETE FROM buku WHERE penulis = ‘Peter Parker’;
Untuk menghapus seluruh record pada suatu table, gunakan perintah DELETE tanpa menetukan kriterianya. Namun perlu waspada dalam menggunakan perintah ini karena data yang telah terhapus tidak dapat dikembalikan lagi:
DELETE FROM nama_table;
7. UPDATE nama_table SET nama_field1=nilai_baru1, nama_field2=nilai_baru2, … WHERE Kriteria;
Perintah ini berfungsi untuk memodifikasi nilai kolom (field) dari suatu record.
Contoh:
UPDATE buku SET judul = ‘Pengobatan Alternatif’ WHERE penulis = ‘Peter Parker’;
Untuk memodifikasi nilai suatu kolom (field) secara keseluruhan, gunakan perintah UPDATE tanpa menentukan kriterianya.
Sumber :
- http://arifinsyahputra88.blogspot.co.id/2014/01/macam-macam-query-mysql-dan-fungsinya.html
- http://arifinsyahputra88.blogspot.co.id/2014/01/macam-macam-query-mysql-dan-fungsinya.html

0 comments